Kategori Usaha

Login
Username :
Password :
Daftar

Customer Service
Very BangEt
Desy Ika
Windha

Event
13 Oktober 2008
Dibuka Kelas Entrepreneur Campus Angkatan 12
Dibuka Kelas Entrepreneur Campus Angkatan 12! Pendaftaran mulai tgl.13 Oktober ...
| Selengkapnya |

24 Okt 2008
DAFTARKAN UKM ANDA KE BKPM PUSAT
Jika UKM Anda ber-asset +/- 500 jt, didaftarkan sebagai UKM potensial milik Bada...
| Selengkapnya |

22 September 2008
Jadwal Kelas Entrepreneur Campus angk.12
Pertemuan 1 : Sabtu, 01 November 2008 pukul : 13.00 – 15.30 WIB Alasan Kenapa...
| Selengkapnya |

9 Nopember 2008
OUT Bond Entrepreneur
Bagi kamu2 yg suka tantangan dan menguji sampe mana jiwa wirausahamu...ikuti OUT...
| Selengkapnya |

15 November 2008
Cara Cerdas Menghasilkan Dollar Lewat Internet

Kegiatan pengenalan dan pelatihan cara meraih pernghasilan melalui internet d...
| Selengkapnya |

1 Nopember 2008
Training Best Marketing
Asosiasi Marketing Yogyakarta menyelenggarakan Training BEST MARKETING "Menja...
| Selengkapnya |

15 November 2008
FIRE WALKING EXPERIENCE
FIRE WALK EXPERIENCE!! Sebuah materi training yang akan menjadikan Anda pribadi...
| Selengkapnya |

Kirim event

Iklan
IKLAN SAMPING
BUTUH DANA BESAR UNTUK PROYEK DAN LAIN-LAIN??
http://www.dacfund.com

www.msuyanto.com
Artikel dan peluang usaha yang komplet dari Pengusaha sukses
http://www.msuyanto.com

Mau yang Gratisan?
Disini tempatnya, kalo pengen yang banyak gratisan
http://gratisan.com


Polling
Siapakah mentor EC favorit Anda?
Dr. M. Suyanto, MM ( STMIK Amikom )
Muhammad Kurniawan ( PT. Srengenge )
Ahmed Hidayat ( iga bakar )
MC Maryati ( Trainer Motivator )
Hasan Abdullah Al Kaff Sh, S.Pd ( smile group )


ASET JANGKA PANJANG

 

Kehilangan pelanggan sangatlah merugikan, karena biaya yang digunakan untuk menarik pelanggan amatlah besar. Apalagi jika pelanggan yang kecewa tersebut bercerita kepada anggota keluarga, teman kantor, kawan asosiasi dan bercerita di media. Tetapi kadangkala perusahaan tidak menyadari hal ini. Pengalaman keluarga saya mengajarkan demikian. Saya bersama istri belanja di salah satu toko di jalan Magelang, membeli berbagai macam baju untuk istri dan kedua anak saya, tetapi anak saya yang besar tidak saya ajak. Istri saya juga membelikan baju itu untuk anak yang tidak saya ajak tadi dengan menggunakan perkiraan untuk ukuran bajunya. Sesampai di rumah ternyata baju yang dibeli untuk anak saya tersebut ukurannya terlalu kecil. Kemudian istri saya datang kembali ke toko tersebut untuk menukarkan baju tersebut. ”Bukti pembeliannya mana Bu?” tanya kasir kepada istri saya. ”Sudah saya buang, tapi ini labelnya kan masih ada. Harga dan toko ini tercatum dalam label ini” jawab istri saya Tanpa kwitansi pembelian di toko tersebut tidak bisa ditukar. Karena jengkel. Istri saya memberikan baju tadi kepada kasir sambil berkata ”Ambil saja baju ini untukmu”. Padahal baju tersebut harganya hanya Rp. 60.000,-, tetapi toko tersebut kehilangan pelanggan setianya. Pelanggan setia tersebut telah berbelanja jutaan rupiah di toko tersebut. Padahal pelanggan tersebut masih mempunyai potensi jutaan rupian di masa yang akan datang untuk belanja di toko tersebut. Saya berharap toko tersebut memperbaiki aturan tersebut, agar keluarga saya kembali lagi. Inilah potret salah satu cara mengelola pelanggan kebanyakan di tempat kita. Pimpinan perusahaan kemungkinan memberikan peraturan tidak membolehkan pengembalian barang yang telah dibeli. Bila hal itu dilakukan, maka karyawan tersebut harus mengganti. Atau kadangkala harus mengganti data yang telah masuk komputer yang kemungkinan agak rumit, sehingga malas. Bahkan kadangkala ada tulisan ”Barang yang sudah dibeli tidak dapat dikembalikan”.

Meskipun demikian juga ada toko yang mampu mengelola hubungan pelanggan dengan baik. Saya bersama istri belanja di toko lain di daerah Kotabaru. Kasus yang dialami istri saya terulang kembali. Tetapi ternyata baju anak saya yang terlalu kecil dapat ditukar kembali dengan yang ukuran lebih besar. Demikian pula ketika kejadian di toko di daerah Baciro juga dapat ditukarkan kembali. ”Ibu istrinya Pak Yanto ya” kata salah seorang karyawannya. Mencari pelanggan baru amatlah sulit dan butuh biaya besar. Maka sepantasnyalah saat ini, kita harus memandang pelanggan yang telah ada sebagai aset jangka panjang perusahaan.

”Allah mengasihi orang yang mudah dalam penjualan, pembelian, pelunasan dan penagihan. Barang siapa memberi penangguhan kepada orang yang dalam kesusahan (untuk membayar hutang) atau membebaskannya, maka Allah akan menghisabnya dengan penghisaban yang ringan. Barang siapa menerima kembali pembelian dari orang-orang yang menyesali pembeliannya, niscaya Allah membatalkan (menghapus) kesalahannya pada hari kiamat.” sabda Rasulullah SAW.