Kategori Usaha

Login
Username :
Password :
Daftar

Customer Service
Very BangEt
Desy Ika
Windha

Event
13 Oktober 2008
Dibuka Kelas Entrepreneur Campus Angkatan 12
Dibuka Kelas Entrepreneur Campus Angkatan 12! Pendaftaran mulai tgl.13 Oktober ...
| Selengkapnya |

24 Okt 2008
DAFTARKAN UKM ANDA KE BKPM PUSAT
Jika UKM Anda ber-asset +/- 500 jt, didaftarkan sebagai UKM potensial milik Bada...
| Selengkapnya |

22 September 2008
Jadwal Kelas Entrepreneur Campus angk.12
Pertemuan 1 : Sabtu, 01 November 2008 pukul : 13.00 – 15.30 WIB Alasan Kenapa...
| Selengkapnya |

9 Nopember 2008
OUT Bond Entrepreneur
Bagi kamu2 yg suka tantangan dan menguji sampe mana jiwa wirausahamu...ikuti OUT...
| Selengkapnya |

15 November 2008
Cara Cerdas Menghasilkan Dollar Lewat Internet

Kegiatan pengenalan dan pelatihan cara meraih pernghasilan melalui internet d...
| Selengkapnya |

1 Nopember 2008
Training Best Marketing
Asosiasi Marketing Yogyakarta menyelenggarakan Training BEST MARKETING "Menja...
| Selengkapnya |

15 November 2008
FIRE WALKING EXPERIENCE
FIRE WALK EXPERIENCE!! Sebuah materi training yang akan menjadikan Anda pribadi...
| Selengkapnya |

Kirim event

Iklan
IKLAN SAMPING
BUTUH DANA BESAR UNTUK PROYEK DAN LAIN-LAIN??
http://www.dacfund.com

www.msuyanto.com
Artikel dan peluang usaha yang komplet dari Pengusaha sukses
http://www.msuyanto.com

Mau yang Gratisan?
Disini tempatnya, kalo pengen yang banyak gratisan
http://gratisan.com


Polling
Siapakah mentor EC favorit Anda?
Dr. M. Suyanto, MM ( STMIK Amikom )
Muhammad Kurniawan ( PT. Srengenge )
Ahmed Hidayat ( iga bakar )
MC Maryati ( Trainer Motivator )
Hasan Abdullah Al Kaff Sh, S.Pd ( smile group )


BELAJAR DARI KEGAGALAN

 

Kegagalan merupakan label yang seringkali kita hubungkan dengan suatu tindakan yang tidak berhasil dan begitu diterapkan, label ini membuat kita dikatakan orang yang tidak mampu. Hal ini menurunkan semangat kita untuk menjadi orang yang sukses. Pada saat kita masih kecil, kegagalan tidak mempunyai makna, karena kita tidak mempunyai konsep “kegagalan”. Jika kita memiliki konsep kegagalan, maka kita tidak akan dapat berbicara, tidak akan dapat menulis dan tidak akan dapat berjalan. Karena untuk berbicara, menulis dan berjalan harus melalui kegagalan yang tak terhitung jumlahnya. Demikian juga dalam dunia bisnis juga dapat meniru kegagalan kita di masa kecil dan kita dapat belajar dari kegagalan tersebut.

Coca-Cola mengalami kegagalan pada tahun pertama penjualannya. Penjualan dilakukan dengan menempatkan Coca-Cola pada tempat minuman di Apotek dan menghabiskan dana 73,96 dolar untuk melakukan promosi lewat spanduk dan kupon iklan. Kegagalan tersebut membuat Coca-Cola membuat kesadaran adanya media lain, yaitu media massa yang mempunyai kekuatan lebih disbanding media lainnya saat itu dan mempromosikan Coca-Cola dengan suasana kegembiraan.

Matsushita memproduksi untuk pertama kali adalah adaptor steker. Adaptor ini sesungguhnya telah diusulkannya kepada majikannya terdahulu tetapi tidak memperoleh tanggapan. Untuk membuat produk ini, Matsushita bersama empat kawannya membutuhkan waktu empat bulan. Setelah produk ini jadi, ternyata tidak seorangpun mau membeli produk ini.

Pada tahun 1993, Compaq yang pada saat itu sebagai pemimpin pasar penjualan PC, melalukan pemotongan harga untuk menyaingi Dell. Hasilnya Dell Computer menderita kerugian 65 juta dolar pada enam bulan pertama, yang menyebabkan hampir bangkrut. Dell belajar dari kegagalan ini. Ia mencoba mencari cara lain untuk menjual komputer. Akhirnya Dell melakukan perubahan yang sangat mendasar dalam proses bisnisnya yang disebut rekayasa ulang. dalam bisnisnya dengan mengenalkan E-Commerce. Pada 1999, Dell dapat menjual 1,7 juta dolar per hari lewat situs E-Commercnya. Saham Dell naik 2000 persen dalam dua tahun. Dell mampu bersaing dengan perusahaan berkelas dunia seperti IBM, Compaq, HP, dan Bell-Nec. Bahkan pangsa pasar dan keuntungannya terus meningkat dan akhirnya menjadi penjual PC terbesar di dunia.

Ketika saya memulai usaha bersama kawan-kawan, sayapun mengalami kegagalan yang berulang ulang. Diawali dengan kegagalan saya menjadi Salesman Buku, Salesman telex lewat telepon, dan Salesman bahan pengkilap mobil. Primagama yang hanya mendapatkan 2 siswa pada hal telah melakukan promosi yang cukup gencar. CV. Wijaya, yaitu perusahaan yang melayani jasa perawatan mobil yang akhirnya mati. Demikian juga memulai usaha pusat pendidikan komputer “IMKI”, hanya mendapatkan 3 siswa serta AMIKOM hanya dipercaya oleh 6 siswa. Saya bersama kawan-kawan mencoba untuk belajar dari kegagalan, kemudian melakukan koreksi dan mecoba memperbaikinya untuk meraih keberhasilan

*) M.Suyanto adalah Ketua STMIK AMIKOM Yogyakarta,